KONSEL, INDONESIAKLIK.COM – Euforia perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) ke-23 kini menyisakan sorotan tajam dari kalangan masyarakat. Pasalnya, hingga memasuki satu pekan pasca kegiatan berakhir, tumpukan sampah masih terlihat berserakan di kawasan alun-alun pusat kegiatan, tepatnya di sekitar Rumah Adat, Islamic Center, hingga area Masjid Agung Al-Imran.
Berdasarkan pantauan media ini di lapangan, sampah berupa botol plastik, kantong plastik, bekas kemasan makanan, kardus bekas dan potongan-potongan kayu tampak masih menumpuk, bahkan saat hujan turun sampah bercampur lumpur dan menimbulkan aroma tidak sedap.
Menurut salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, lokasi tersebut merupakan salah satu ikon kebanggaan Kabupaten Konawe Selatan yang setiap harinya menjadi pusat aktivitas masyarakat, tempat ibadah, dan kegiatan lainnya.
“Perayaannya meriah dan ramai, bahkan ada dua Artis ibu kota yang hadir di momen pembukaan dan penutupan, tapi setelah selesai justru sampah dibiarkan berhari-hari. Ini sudah seminggu lebih, baunya mulai menyengat. Apalagi ini berada persis di depan rumah adat, Islamic Center, dan masjid,” ungkapnya. Kamis (14/5/2026).

Ketua Panitia Perayaan HUT Konawe Selatan (Konsel) Ke-23, Agianto saat dikonfirmasi melalui Via WhatsApp tidak banyak memberikan komentar.
“Waalaikumsalam…. Hubungi Kasatpol,” jawabnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Kepala Kesatuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol-PP), Halilitar saat di konfirmasi Via telepon mengatakan, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan koordinasi dengan Ketua Panitia perayaan HUT Konsel terkait langka-langka penaganan sampah pasca kegiatan.
“Dalam kepanitiaan terdiri dari beberapa unsur terkait, sehingga perlunya koordinasi antar isntansi. Pada prinsipnya kami siap dengan personel yang ada. Insyaallah dalam waktu dekat ini sudah bisa teratasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Hasran Parenda mengatakan telah menginstruksiakan pada bawahannya mengenai kesiapan penanganan sampah di sekitar area tersebut.
“Kami memeng memiliki keterbatasan anggota di lapangan, sehingga kami perlu penambahan teman-teman yang bertugas di wilayah Ranomeeto sembari memastikan curah hujannya terkendali agar proses pembersihannya berjalan baik. Saya pastikan hari senin depan sudah bersih semua,” jelasnya, dalam komunikasi Via telepon.
Reporter: Kasran












