Pembanguna Puskesmas Wolasi ‘Mangkrak’, Begini Penjelasan Dinkes Konsel

KONSEL, INDONESIAKLIK.com – Pekerjaan pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Wolasi Kecamatan Wolasi Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun 2024 lalu melalui Dinas Kesehatan Konsel menuai sorotan dari LPMP Sultra. Jumat, (23/5/2025).

Sebelumnya, Lembaga Pemerhati Merah Putih (LPMP) Sultra menemukan pembangunan Puskesmas Wolasi yang menelan anggaran sebesar Rp1.892.655.000 dalam kondisi mangkrak serta adanya dugaan aroma tindak pidana korupsi dan telah dilakukan pelaporan secara resmi pada Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sultra beberapa hari lalu.

Budi Utama, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atas pekerjaan Puskesmas Wolasi mengakui kurangnya penyerapan hingga pertanggal 28 Desember 2024 oleh CV Artha Jaya Pratama selaku pihak penyedia sehingga progres pekerjaan sangat rendah.

Atas hal tersebut, pihaknya mengajukan untuk dilaksanakan Addendum atau pelaksanaan pekerjaan kembali untuk 50 hari, Penyedia atau pihak pekerja melakukan permohonan pemberian kesempatan kerja dan membuat surat pernyataan untuk dapat menyelesaikan pekerjaan yang tersisa maka dilakukan Addendum.

“Sudah diberikan kesempatan pertama selama 50 hari kalender kerja dari tanggal 29 desember sampai dengan tanggal 16 februari 2025 dengan hasil progress yang tidak signifikan dan perjanjian dalam hal ini pihak perusahaan tidak mampu menyelesaikan pekerjaan. Maka sesuai dengan peraturan yang berlaku pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas Kesehatan melakukan pemutusan kontrak dengan persentase realisasi keuangan sebesar 30 persen (Uang Muka) dan realiasi pekerjaan sebesar 38,6 persen,” ungkapnya

Budi Utama menjalaskan, selanjutnya terhadap Penyedia dilakukan penetapan sanksi daftar hitam dan pemeriksaan audit tematik oleh APIP serta audit keuangan oleh BPK RI pada tahun 2025 ini.

“Pihak perusahaan sudah ditetapkan sebagai perusahaan yang di list sebagai perusahaan yang tidak mampu menyelesaikan pekerjaan dalam hal ini peyediaan atau pembangunan pusat kesehatan masyarakat di Wolasi,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Konsel, dr H Boni Lambang Pramana, M. Kes menambahkan setelah ada hasil audit tematik oleh APIP, Dinkes akan mengajukan usulan ke TAPD pemerintah Kabupaten Konawe selatan dan selanjutnya menganggarkan lanjutan pembangunan Puskesmas Wolasi pada APBD Perubahan tahun 2025 sesuai aturan yang berlaku.

“Selaku instansi Teknis tetap akan menganggarkan untuk pembangunan Puskesmas Wolasi di tahun 2025 dan tetap di lokasi yang sama,” tegasnya.

Penulis: Ran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *